
GARUT - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi terkait pelimpahan operasional layanan keimigrasian kepada Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (7/4) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pelimpahan operasional layanan keimigrasian di wilayah Kabupaten Sumedang yang kini telah masuk ke dalam wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut. Kedatangan tim dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung disambut langsung oleh Kepala Kantor beserta jajaran di Kantor Imigrasi Garut.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada rencana pelimpahan layanan keimigrasian, khususnya layanan paspor Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang. Selain itu, turut dibahas layanan Inspire yang merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Padjadjaran.
Tidak hanya itu, kedua pihak juga mendiskusikan berbagai aspek teknis pelimpahan, meliputi kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta mekanisme operasional pelayanan guna memastikan proses transisi berjalan optimal.
Secara umum, kegiatan koordinasi berlangsung dengan baik. Sebagai tindak lanjut, Kantor Imigrasi Garut direncanakan akan melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas MPP Sumedang pada Kamis, 9 April 2026, terkait pelaksanaan pelimpahan layanan tersebut.
Selain kegiatan koordinasi, juga dilakukan monitoring terhadap Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kantor Imigrasi Bandung yang melaksanakan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Kantor Imigrasi Garut. Tercatat sebanyak enam orang pegawai dimonitor, dan seluruhnya menunjukkan kinerja yang baik selama masa penugasan.
Kegiatan berakhir pada pukul 13.30 WIB dan berlangsung dengan tertib serta lancar.

