
BANDUNG - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program inovatif Maung Empatik, Kamis (2/4). Program ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat, khususnya pemohon paspor yang sedang sakit dan tidak dapat datang langsung ke kantor imigrasi.
Pelaksanaan kegiatan kali ini berlangsung di Vihara Vipassana Graha, Jalan Kolonel Masturi, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Petugas imigrasi secara langsung mendatangi lokasi untuk memberikan layanan pembuatan paspor kepada pemohon.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan proses pengambilan foto biometrik terhadap seorang pasien berinisial L.D. Berdasarkan keterangan, yang bersangkutan dalam kondisi sakit sehingga tidak memungkinkan untuk hadir ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung. Permohonan paspor diajukan guna keperluan pengobatan.
Program Maung Empatik merupakan salah satu bentuk inovasi layanan yang dihadirkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung sebagai upaya memberikan kemudahan akses pelayanan keimigrasian bagi masyarakat dengan kondisi emergency atau sakit dengan mendatangi tempat tinggal pemohon tersebut untuk melakukan proses pelayanan.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan standar operasional prosedur serta protokol kesehatan yang berlaku. Proses berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat semakin merasakan kemudahan, kecepatan, dan kepastian dalam mengakses layanan keimigrasian, khususnya dalam situasi yang membutuhkan perhatian khusus.

